No announcement available.

Kontrak Lump Sum

| 15 Comments

Beberapa waktu lalu dalam komentar dari Mbak Viviane pada posting CCO (Contract Change Order), Adendum, Perubahan/Amandemen Kontrak yang menanyakan apakah boleh dilakukan CCO pada Kontrak Lump Sum, terus teringat di dalam benak untuk dapat mempostingkan tulisan mengenai Kontrak Lump Sum tersebut. Begitu juga setelah mengikuti Bimbingan Teknis Permasalahan Pelaksanaan Kontrak, beberapa teman masih sedikit ‘confuse’ dengan pengertian perubahan pada Kontrak Lump Sum. Oleh karena itulah, draft tulisan mengenai Kontrak Lump Sum ini dilanjutkan untuk kemudian dapat dipostingkan dan ter-publish.

Klik tombol 'Like' di bawah ini untuk melanjutkan membaca. Terima kasih...

Demikian pembahasan mengenai Kontrak Lump Sum dan kententuan perubahan pekerjaan pada Kontrak Lump Sum Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Sukses untuk Anda.

 

Copyright secured by Digiprove © 2011 Sinta Posmaria

Key words:

lumpsum adalah, pengertian harga, kontrak lumpsum, pengertian bimbingan teknis, pengertian lumpsum, definisi bimbingan teknis, pengertian pengadaan, pengertian pengadaan barang, pengertian sum, kontrak lump sum
Related Posts
Hai, sudah lama saya tidak mengisi posting di weblog ini. Setelah sebulan diklat di Bandung dan dikelilingi beberapa kesibukan, saya putuskan untuk terus memelihara semangat ...
READ MORE
Jenis Kontrak - Perpres No. 54 tahun 2010
Pada posting terdahulu posting pada weblog ini telah menguraikan pengertian Kontrak melalui posting dengan judul Kontrak: Pengertian  dan Dasar Hukum serta mendalami perihal salah satu ...
READ MORE
Perubahan perintah kerja atau perubahan kontrak atau sering disebut CCO (Contract Change Order) bukanlah sebuah proses yang sederhana. Tahapan-tahapan perubahan untuk persetujuan perubahan tersebut dan ...
READ MORE
Definisi Kontrak Kitab Undang-undang Hukum (KUH) Perdata Pasal 1313 Suatu perjanjian adalah suatu perbuatan dengan mana satu orang atau lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang lain atau ...
READ MORE
Perubahan Kontrak: Tata Cara Perubahan Kontrak Konstruksi
Jenis Kontrak
Aturan Pelaksanaan Perubahan Perintah Kerja (CCO) pada Pekerjaan
Kontrak: Pengertian dan Dasar Hukum

15 Comments

  1. ad suatu masalah bila gambar rencana dengan kondisi di lapangan ad perubahan yg sangat signifikan shg perhitungan CCO lebih dr 10%
    bgmn solusinya? …………..

    • Pak Jay, yg harus dipastikan adalah jika Kontrak Lump Sum tidak diperkenankan menambah volume pada jenis pekerjaan yang terdapat dalam Kontrak.
      CCO yang Pak Jay maksud apakah menambah volume pada jenis pekerjaan yang sudah ada dalam Kontrak atau menambah jenis pekerjaan yang belum terdapat dalam Kontrak dan nilainya melebihi 10% nilai kontrak awal?
      Mohon konfirmasinya. Trims..

  2. dimana tombol like nya?

  3. Pingback: Jenis Kontrak

  4. Bagaimana sebaiknya kalau pada suatu pekerjaan tiba-tiba terjadi perubahan item pekerjaan secara keseluruhan?

    • Pak Rohsuharddin,
      Jika itu terjadi, berarti pada waktu perencanaan tidak dilakukan secara detail (detail design) atau mungkin dengan pendekatan penyederhanaan desain (simplified design) atau terdapat sesuatu yang salah dalam perencanaan ;) . Jika terjadi hal semacam itu, kembali ke Perpres 54 tahun 2010, tidak diperbolehkan adanya pekerjaan tambah kurang. Akan tetapi, jika memang ada dan mempengaruhi kualitas akhir produk, membutuhkan sebuah kebijakan yang harus melalui persetujuan pimpinan, atau mungkin dapat dilakukan dengan Review Design yang membutuhkan persetujuan Pimpinan setingkat Eselon I atau membuat amandemen dokumen lelang yang mengubah Kontrak Lump Sum menjadi Kontrak Harga Satuan, dengan persetujuan Pimpinan. Tapi ini hanya sekedar saran, sepertinya saya belum menjumpai kasus seperti ini. Kasus Review Design dengan persetujuan Pimpinan setingkat Eselon I saya pernah alami, tapi itu pun Kontrak Harga Satuan :D
      Demikian. Sukses Pak…

  5. Pingback: Aturan Pelaksanaan Perubahan Perintah Kerja (CCO) pada Pekerjaan Konstruksi

  6. Berapa billing rate konsultan pengawas dan perencana serta apa dasarnya ? Mohon bantuannya

  7. Mbak, kalau harus menambah jenis pekerjaan baru konsekwensinya nilai kontrak jadi bertambah. pertanyaannya, angarannya bisa diambil dari mana lagi mbak? kalau pagu RKA-nya tidak mencukupi, disisi lain dengan kontrak lumpsum tidak diperbolehkan mengurangi volume jenis pekerjaan yang sudah dikontrakan, guna membiayai jenis pekerjaan baru tersebut. mohon pencerahannya mbak, terima kasih.

    • Bams yang baik,
      Untuk kontrak lumpsum memang tidak dapat menambah atau mengurangi volume jenis pekerjaan. Oleh karena itulah sewaktu menetapkan jenis kontrak pada RUP harus lebih hati-hati.
      Disebutkan juga pada Perpres 54 tahun 2010 serta perubahannya Perpres 70 tahun 2012 bahwa pekerjaan tambah kurang diperbolehkan jika anggarannya ada. Jadi kalau tidak ada mengapa ditambah (untuk jenis kontrak apapun)?
      Untuk kontrak lumpsum, yang dapat ditambah ruang lingkupnya lhoo, misal di awal lelangnya hanya bikin robot tapi robot dari badan ke bawah. Kepalanya belum (karena lupa misalnya). Nah karena lumpsumnya dari badan ke bawah, kan beda lingkup tuh dengan kepala, jadi bisa ditambah.
      Kalau misalnya kontrak bangunan satu atau dua lantai yang kontraknya lumpsum, tidak bisa menambah volume setiap jenis pekerjaan yang merupakan lingkup kontrak tersebut.
      Demikian, semoga menjelaskan…

  8. Kalau misal Kontrak di amandemen ditahun berikutnya (misal 1 th, habis th. 2013), karena belum ada pelelangan (Jasa) Kemudian di Amandemen dengan nilai kontraknya menyesuaikan UMK/UMR th. 2014. apakah di perbolehkan ? (Surat Kuasa Kerja sdh turun dengan Nilai UMK sdh disesuaikan)

  9. Saya mw tanya bu,,pekerjaan pondasi satuan nya lunsump,
    Pada saat penulangan pondasi yang di pasang 8,di drawing 9..
    Dan pekerjaan pondasi sudah selesai,
    Apakah harus tetap di bayar sesuai dengan nilai kontrak,

Leave a Reply

Required fields are marked *.


No announcement available.